Rangkuman Ceramah Pak Gubernur, Buya Mahyeldi Ansharullah, SP sebagai Berikut :
Ø£َÙ…ۡ ÙƒُنتُÙ…ۡ Ø´ُÙ‡َدَاۤØ¡َ Ø¥ِØ°ۡ Øَضَرَ ÛŒَعۡÙ‚ُوبَ ٱلۡÙ…َÙˆۡتُ Ø¥ِØ°ۡ Ù‚َالَ Ù„ِبَÙ†ِیهِ Ù…َا تَعۡبُدُونَ Ù…ِÙ†ۢ بَعۡدِÛŒۖ Ù‚َالُوا۟ Ù†َعۡبُدُ Ø¥ِÙ„َÙ€ٰÙ‡َÙƒَ ÙˆَØ¥ِÙ„َÙ€ٰÙ‡َ Ø¡َابَاۤÙ‰ِٕÙƒَ Ø¥ِبۡرَ ٰÙ‡ِÙ€ۧÙ…َ ÙˆَØ¥ِسۡÙ…َÙ€ٰعِیلَ ÙˆَØ¥ِسۡØَÙ€ٰÙ‚َ Ø¥ِÙ„َÙ€ٰÙ‡ࣰا Ùˆَ ٰØِدࣰا ÙˆَÙ†َØۡÙ†ُ Ù„َÙ‡ُÛ¥ Ù…ُسۡÙ„ِÙ…ُونَ
Artinya: "Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab, "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.” (QS. Al-Baqarah : 133)
Kata imam Al Ghozali bahwa ilmu itu ada dua yaitu Ada ilmu yang Fardu ain ( beribadah, sholat dll ) ada Fardu kifayah (jadi dokter, jadi guru, jadi arsitek dll)
Maka Ya'kub mengingatkan sebelum mati kepada anak-anak nya agar mereka mengerti cara beribadah setelah peninggalannya.
Maksudnya adalah agar kita beribadah kepada Allah untuk mengingatkan kepada generasi muda agar menjadi penerus generasi selanjutnya yang selalu dekat dengan Allah.
Mengajak dan mengajarkan anak-anak kita untuk ibadah adalah misi para nabi dan rosul.
Jadi Ibadah yang kita kerjakan adalah kemaslahatan kita, ketenangan jiwa, kedamaian jiwa, bahwasanya jika kita tidak mengingat Allah kita akan menjadi gersang.
"Wahai jiwa yang tenang!, Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya., Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, Dan masuklah ke dalam surga-Ku. (QS. Al-Fajr : 28-30)
Maka ketika kita mendapatkan ketenangan, berarti itu hasil daripada kedekatan ibadah kita kepada Allah'.
Segala sesuatu di muka bumi ini. Allah lah yang akan memberi dan mengatur kuasa terhadap jiwa kita dan Allah menyuruh kepada kita untuk mempelajari petunjuk yang telah di turunkan kepada para Nabi dan Rasul-Nya yakni kitab suci Al-Qur'an.
Seperti Mic ini, bermerk toa dan setiap barang ini memiliki kotak dan petunjuk pemakaian nya. Maka yang tau barang ini bukan kita yang beli dan memakainya, tetapi yang tau barang ini adalah yang pembuatnya. Begitupun kita sebagai manusia yang tau tentang kita dan yang mengaturnya adalah Allah SWT. Maka kalau kita ingin tahu petunjuk jalan hidup kita, mari kita amalkan Al-Qur'anul Karim. Karena didalamnya ada petunjuk untuk kita.
Bukti realnya adalah bahwasanya alam semesta yang terbentang ini tidak akan di kuasai kecuali kehendak Allah SWT. Jadi yang mengatur segalanya di bumi ini termasuk jiwa kita adalah Allah SWT yang tau dan menguasai.
0 Komentar