Serial Ramadhan Hari Ke-5 Terawih Oleh Ustadz Idris Al-Hafizh, M.Pd

 


Dalam tausyiah ramadhan di musholla sekolah genetika Al-Qur'an gurunda Ustadz Idris Al-Hafizh, M.Pd menyampaikan ada 3 hal yang harus di amalkan dalam meningkatkan ibadah ramadhan.

Beliau mengajak kepada para bapak ibu jama'ah sholat isya dan terawih untuk senantiasa bersyukur pada terawih yang ke 5 dan puasa yang ke 4. Bahwasanya kita sudah sampai di puasa sekarang ini bukan lain kita kuat fisik untuk menjalankan puasa ramadhan ini melainkan ini semua adalah terkabulnya do'a sebelum menjelang ramadhan yaitu :

"Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya’ban wa ballighna Ramadhan."

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.”

3 Hal Yang Harus Di Amalkan dalam meningkatkan ibadah ramadhan dianjurkan, yaitu

1. Sholat
sholat adalah sembahyang atau ibadah yang dilakukan oleh seorang Muslim, sholat bukan hanya yang wajib saja tapi dibulan ramadhan ini kita barengi dengan sholat-sholat sunnah. Karena sholat sunnah di keejakan pada ramadhan beda nilai nya dengan dilaksanakannya selain di bulan ramadhan, nilainya seperti kita sholat wajib. Maka dengan itu mari kita tingkatkan ibadah kita dengan tidak meninggalkan ibadah-ibadah sholat sunnah lainnya.

2. Puasa
Dalam bulan suci ramadhan ini mari kita perbaharui niat puasa kita hanya semata-mata untuk Allah swt. Semoga pahala puasa kita diterima oleh Allah swt.

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa masa lalunya akan diampuni. Barangsiapa yang shalat malam bulan Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Dan siapa yang melewati Lailatul Qadr dalam shalat dengan iman dan mencari pahala dari Allah, maka dosa masa lalunya akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Infaq atau shodaqoh
Berinfaq atau sedekah di bulan Ramadan banyak keutamaannya. Dalam kesempatan di bulan suci ini ada peluang pahala yang sangat besar yaitu memberikan ta'jil untuk yang berbuka puasa. Dalam hal ini juga mungkin kira tidak tahu aktifitas berpuasa kita bisa di ketahui diterima atau tidak, mungkin saja tidak, tetapi ketika kita memberikan ta'jil atau memberikan makanan untuk yang sedang berbuka puasa pahalannya dia yang diterima maka kita sama mendapatkan pahala memberikan ta'jil dan juga dapat pahala puasa.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun”.

Memberikan infaq atau sedekah juga menciptakan rasa kebersamaan, dan menguatkan ikatan sosial dalam masyarakat.

Dalam ajaran Islam,berinfaq atau sedekah adalah sunnah muakkad. Artinya, amalan ini akan mendatangkan pahala dan kebaikan jika dilakukan.

Penulis : Jamaludin 
Pick : Achmad VF

Posting Komentar

0 Komentar